Sekilas Tentang Film Kapal Goyang Kapten

Satu lagi film dengan pemain para komika akan menghiasi layar lebar di 5 September 2019. Untuk trailer film tersebut sudah dirilis sejak 30 Juli lalu. Film Kapal Goyang Kapten diproduseri oleh Roni Parini dan Raymond Handaya, dan Raymond juga sekaligus duduk di kursi sutradara. Penulis naskah film adalah komika Mukhadly Acho bersama Awwe.

Syuting film ini berlangsung selama 18 hari di Pulau Ambon, Maluku Tenggara, serta Kepulauan Tual. Pemilihan lokasi syuting tersebut konon karena banyak pantai-pantai yang indah di sana. Yang unik dari film komedia ini adalah kisahnya tentang pembajakan kapal yang seharusnya serius dan menegangkan namun digarap dengan sentuhan humor pada film tersebut.

Selain itu ada pula gambaran tentang anak-anak yang terlahir dari keluarga mapan yang umumnya telah mendapat fasilitas premium sejak kecil tapi cenderung sulit hidup mandiri dan bekerja keras. Stereotype ini ternyata tidak bisa diberlakukan pada semua orang, sebagaimana tokoh Daniel (Ge Pamungkas) yang sanggup mematahkan anggapan tersebut.

Kadang permasalahannya bukan pada si anak, melainkan orangtua yang terlalu memanjakan buah hatinya hingga sulit memberikan kepercayaan kepada mereka bahkan setelah berusia dewasa. Daniel diceritakan adalah anak tunggal dari seorang pengusaha kaya raya (Roy Marten) dan terbiasa dimanja sejak kecil. Di film ini penonton juga dapat menyaksikan kembali kearifan lokal bangsa Indonesia dengan budaya gotong-royongnya. Selain Roy Marten, turut bermain pula actor watak Mathias Muchus di film ini.

Synopsis film Kapal Goyang Kapten

Film tentang pembajakan kapal ini berkutat pada 3 karakter utamanya, yaitu, Daniel (Ge Pamungkas) yang pergi dari rumah karena berniat membuktikan bahwa anak orang kaya pun sanggup bekerja keras, berikutnya adalah Cakka (Muhadkly Acho) yang terpaksa menjadi perompak demi ibunya yang sedang sakit dan butuh dana berobat, lalu Bertus (Mamat Alkatiri) yang merampok karena butuh uang sementara dirinya adalah pengangguran.

Ide awal untuk membajak kapal ini muncul dari Bertus dan Cakka. Daniel sebenarnya tak ingin menjadi penjahat namun akhirnya menuruti kedua temannya karena bujukan mereka. Tapi sebuah tindakan bodoh menjerumuskan ketiganya dalam malapetaka yang membuat mereka kehilangan hasil rampokan dan justru terdampar di suatu pulau kosong bersama Kapten dan seluruh penumpang kapal yang berniat mereka rampok.


Tiara (Yuki Kato) yang merupakan salah satu sandera akhirnya mengompori para korban lainnya untuk melawan. Mereka adalah keluarga Burhan, yaitu Ayah (Arief Didu), lbu (Asri Welas), serta anak mereka (Romana Simbolon), pasangan muda yang tengah berbulan madu, yaitu Darto (Yusril) dan Salma (Naomi Papilaya), ditambah 3 mahasiswa yang sedang backpacker bersama, yaitu Agung (Ananta Rispo), Noni (Andi Anissa), dan Cika (Ryma Gembala). Akhirnya tak ada lagi pembajak dan korban, mereka semua harus kompak dan bekerja sama demi bisa keluar dari pulau terpencil tersebut.

Konflik-konflik yang terjadi karena perbedaan hidup di kota dan daerah terpencil membuat film ini semakin mengocok perut.  Mulai dari turis yang hobby dandan, hobby makan, hingga mereka yang tidak tahu harus berbuat apa. Selain itu ada pula kisah cinta yang berawal dari musibah terdampar ini.

Lalu bagaimana kisah selanjutnya? Jangan lupa masukkan film ini dalam wishlist nonton Anda di bulan September mendatang.

Melihat deretan nama komika yang turut berpartisipasi dalam film tersebut tentunya dapat diprediksi kalau Kapal Goyang Kapten akan luar biasa lucu dan memancing tawa. Cocok bagi Anda yang ingin rileks sejenak dan melupakan stress di tempat kerja atau sekolah.

Daftar Film Horror Hollywood Terbaik 2019

Anda punya hobby nonton film horror? Sudah berapa film seram yang Anda tonton di tahun 2019 ini? Memang sepanjang tahun ini cukup banyak film horror Hollywood yang sudah tayang di bioskop, namun tak semuanya memang menarik perhatian. Nah, berikut ini adalah daftar film horror terbaik yang mungkin bisa menjadi referensi Anda.

 

Daftar film horror terbaik Hollywood 2019

Inilah rekomendasi film-film seram untuk menemani Anda mengisi waktu luang.

 

Happy Death Day 2U

Tak sekedar film horror yang mengerikan mulai dari awal hingga akhir, film ini juga menambahkan unsur humor yang memancing tawa ditambah bumbu sci-fi yang pas, tanpa menghilangkan unsur horor slasher-nya sebagai suguhuan utama.

Sebagaimana pada film pertamanya, Happy Death Day 2U tetap tampil super seram dengan karakter utamanya, Tree (Jessica Rothe) yang selalu mendapat pengalaman hampir mati di hari ulang tahunnya. Berikutnya ada Ryan (Phi Vu), yaitu teman satu kamar Carter (Israel Broussard) yang mengalami dejavu yang aneh di hari itu.

 

Brightburn

Hampir sama seperti Superman, tiba-tiba ada bocah laki-laki yang  datang ke bumi dengan pesawat luar angkasa. Tapi alih-alih menjadi superhero yang membela kebaikan, anak ini justru membunuh semua orang yang tak disukainya dengan kejam.

Brightburn menggambarkan perpektif lain dari kisah pahlawan super, yaitu orang dengan super power yang tak mampu menangani kekuatannya. Dengan alur cerita yang tegas dan tanpa basa-basi, Anda akan menyaksikan adegan demi adegan yang sadis dan penuh darah.

Crawl

Film bergenre horror action ini ternyata menghadirkan banyak kejutan. Dari awal sudah terlihat bagaimana plot ceritanya yang menebarkan kengerian. Diawali dari musibah bencana alam dua orang tampak bertarung dengan makhluk buas untuk mempertahankan hidupnya.

 

Pet Sematary

Film ini diadaptasi dari novel karya penulis Stephen King yang terkenal spesialis dalam kisah-kisah horror nan mengerikan. Pet Sematery sudah pernah dibuat filmnya di tahun 80-an dan saat ini di-remake dengan nuansa lebih modern.

Walaupun mempunyai beban yang cukup berat mengangkat kisah dari novel legendaries ke layar lebar, ditambah film pertamanya yang juga mendapat sambutan hangat, faktanya versi modern film ini tampil cukup baik.

Scary Stories to Tell in the Dark

Film ini masuk dalam daftar referensi bagi Anda karena tahu pasti bagaimana kombinasi yang pas dari kisah misteri sekaligus horror untuk membuat jantung penonton berdebar kencang. Kisah keisengan remaja di sebuah rumah tua kosong ini akhirnya berakhir horror dengan satu demi satu karakternya tewas dengan cara mengerikan. Salah satu adegan yang cukup menyeramkan adalah jumpscare di bawah ranjang.

Us

Film Us benar-benar cocok bagi Anda yang suka menonton film horror yang tidak nanggung alias benar-benar seram. Us memang gambaran film horror yang “sebenarnya” dengan adegan-adegan yang brutal dan sadis. Kelebihan lain film ini adalah jalan cerita yang rapi serta twist yang tak disangka.

IT Chapter Two

Kalau Anda sudah menonton film pertamanya, film IT Chapter Two dapat membawa Anda bernostalgia. Film horror yang akan tayang September ini masih bercerita tentang horror Pennywise yang menyeramkan tapi kali ini mereka bukan lagi sekelompok anak kecil, melainkan orang-orang dewasa.

Midsommar

Digarap dengan nuansa folk, film yang juga karya sutradara yang membesut film Hereditary ini sudah dapat dipastikan kengeriannya.

Ready or Not

Inilah film horror dengan jalan cerita yang menarik serta sentuhan adegan-adegan slasher yang mengejutkan.

Yang mana pilihan Anda?

Fakta-fakta Film Bebas

Anda fans film Korea? Pastinya masih ingat dengan film Sunny yang di tahun 2011 lalu masuk daftar box office sebagai film yang meraih penonton terbanyak. Film ini mengisahkan persahabatan para remaja dan memasang bintang-bintang papan atas sebagai pemainnya, mulai Min Hyorin, Kang Sora, dan lain-lain.

Untuk Anda yang masih terkesan dengan apik-nya film tersebut, tak perlu khawatir, di bulan September Anda bisa menyaksikan film Sunny dengan versi Indonesia yang diberi judul “Bebas”. Dapat dipastikan film ini tak kalah menariknya dengan versi Koreanya mengingat nama-nama besar dibalik produksinya.

Ada sutradara Ada Apa Dengan Cinta yang terlibat di film yang merupakan proyek kerja sama dengan CJ Entertainment ini. Mira Lesmana dan Riri Riza siap memberi suguhan yang menghibur dari adaptasi film Sunny namun dengan sentuhan lokal.

Sama seperti film Sunny, di sini Anda juga bisa melihat penampilan para bintang muda idola, mulai dari Brandon Salim, Giorgino Abraham, Syifa Hadju, Baskara Mahendra, Lutesha, Amanda Rawles, Agatha Priscila, Zulfa Maharani, Kevin Ardillova, sampai penyanyi cantik Sheryl Sheinafia.

Tak hanya wajah-wajah artis muda, film ini dapat dibilang pameran para selebritis populer tanah air karena turut melibatkan pula Indy Barends, Baim Wong, Susan Bachtiar, dan Marsha Timothy.

 

Fakta film “Bebas”

Sebelum menyaksikan filmnya tak ada salahnya mengetahui dulu fakta-fakta tentang film ini.

 

1. Alasan pemilihan judul

Alasan Mira Lesmana memilih film Sunny yang syutingnya dimulai pada minggu ketiga bulan Maret lalu ini karena masih memungkinkan untuk digarap dengan sentuhan lokal. Selain itu tentu saja menurut Mira plot cerita film ini bagus. Sementara bagi CJ Entertainment, film ini juga memiliki spirit yang hampir mirip dengan film Ada Apa Dengan Cinta.

Mengenai pemilihan judul “Bebas” karena sangat mencerminkan kenangan di era 90-an. Sebagai soundtrack film ini adalah lagu dengan judul yang sama serta 10 lagu lainnya.

 

2. Syuting lebih banyak di Jakarta

Syuting film “Bebas” ini dilakukan selama 1 bulan 2 hari dan sebagian besar di kawasan ibukota. Ini adalah hal yang tak biasa karena Miles Films lebih sering syuting di kawasan luar Jakarta sejak tahun 2002. Film “Bebas”, sebaliknya, 95% lokasi syuting adalah di pelosok Jakarta walaupun daerahnya berbeda-beda. Tentu saja akan ada warna lain dalam film adaptasi ini walaupun untuk plot ceritanya sebagian besar sama.

 

3. Karakter yang dimainkan Syifa Hadju

Ini adalah film keenam Syifa Hadju, dan pada konferensi pers aktris remaja ini mengatakan perannya pada film ini akan berbeda dibandingkan film-filmnya yang lain. Belum bersedia menjelaskan secara gamblang karakter yang akan dia mainkan Syifa mengaku dirinya akan menjadi sosok yang tertutup dan agak rumit.

 

Ini bagi Syifa juga merupakan tantangan yang seru setelah sebelumnya cukup kaget diajak untuk bergabung oleh Miles Films. Tak ragu untuk memberikan yang terbaik, salah satu alasan Syifa adalah menyukai film Sunny dan dia juga bercita-cita untuk berpartisipasi dalam film produksi Miles.

 

4. Totalitas Giorgino Abraham

Demi total berperan dalam film ini Giorgino sampai rela mengubah gaya rambutnya hingga diet untuk menurunkan berat badan hingga 5 kilo. Menurut tim produksi gaya rambut Giorgino kurang cocok dengan karakternya sehingga harus dipotong lebih tipis.

 

5. Baim Wong kembali berakting

Setelah beberapa waktu terlihat sibuk wara-wiri di akun YoutTube-nya, Baim Wong ternyata tak melupakan profesi aktornya. Yang unik Baim justru tak bersedia menonton film Sunny karena ingin mendefinisikan sendiri film ini terutama untuk karakter yang diperankannya.

Nantikan film  ini di bulan Oktober mendatang

Halle Bailey Memerankan Ariel, The Little Mermaid

Di tahun-tahun mendatang sepertinya film animasi Disney akan semakin banyak diproduksi ulang dalam versi live action. Setelah Aladdin, Beauty and the Beast, Cinderella, dan Lion King, di tahun 2020 mendatang para fans Disney akan disuguhi live action The Little Mermaid.

Synopsis singkat

Anda masih ingat jalan ceritanya? Film ini merupakan adaptasi dari dongeng masyarakat Eropa namun tentu saja dengan akhir yang happy ending khas cerita princess Disney. The Little Mermaid mengisahkan tentang  Princess Ariel, putri kesayangan King Neptunus, si Raja Lautan yang jatuh cinta pada manusia biasa, yaitu Prince Eric.

Demi menjadi manusia, Ariel rela menukarkan suaranya yang indah dengan sepasang kaki. Penyihir jahat Ursula yang ingin menguasai lautan memanfaatkan hal ini demi mengalahkan Raja Neptunus. Ariel diburu waktu untuk membuat sang Pangeran berjanji setia kepadanya atau dia akan musnah menjadi gelembung. Jangan lewatkan filmnya kalau Anda ingin mengetahui lanjutan kisah putri duyung cantik ini.

Pada versi live action ini Rob Marshal yang akan duduk di kursi sutradara. Sebelumnya Marshall juga sudah pernah menyutradarai Marry Poppins Returns yang diketahui cukup sukses di pasaran. Lalu untuk membawa satwa-satwa laut ke layar lebar ada teknologi CGI yang akan membantu.

Pemain The Little Mermaid

Bintang Crazy Rich Asians serta Ocean’s Eight, Awkwafina kabarnya akan membawakan peran Scuttle, si Burung Camar. Pada versi animasinya mungkin Anda masih ingat bahwa pengisi suara karakter ini adalah pria. Entah apa alasannya, karakter Scuttle diganti menjadi wanita pada versi terbaru film ini.

Berikutnya ada Jacob Tremblay, aktor cilik berbakat yang pernah bermain pada film drama Room. Tremblay didapuk menjadi si ikan Flounder sahabat Ariel di sini. Melissa McCarthy, aktris komedi kawakan yang pernah dua kali masuk dalam daftar nominasi piala Oscar tengah dipertimbangkan untuk memerankan si Jahat Ursula pada film ini.

Berikutnya untuk tokoh Ariel, Rob Marshall sudah mantap memilih aktris Halle Bailey sebagai Ariel si putri duyung. Hailey yang juga penyanyi adalah anggota dari grup duo Chloe x Halle. Sejak tahun 2015 Halle dan Chloe saudarinya menyanyikan cover lagu-lagu Beyonce dan mengunggahnya ke YouTube. Tak disangka Beyonce mengamati aksi mereka dan mengajaknya untuk bergabung pada manajemennya serta mendidik mereka untuk menjadi penyanyi professional.

Dapat dibilang bahwa keputusan Marshall ini cukup berani dan controversial mengingat gambaran sosok Ariel seharusnya adalah putri duyung berkulit putih. Namun Marshall tetap pada pendiriannya walaupun beberapa fans film animasi ini sempat protes di media social.

Salah satu sumber yang terlibat dalam produksi film tersebut mengatakan bahwa sejak awal Bailey sudah menjadi pilihan utama Marshall, walaupun selama berbulan-bulan mereka berupaya mendapatkan aktris yang paling sesuai.

Menurut sang sutradara sendiri alasannya memilih penyanyi remaja itu adalah Halle Bailey mempunyai kombinasi antara jiwa muda, kenaifan, hati yang baik, serta semangat, dan ini semua sangat cocok menggambarkan karakter Ariel. Apalagi Bailey memang piawai menyanyi dan mempunyai suara yang indah.

Pada versi live action ini Anda tetap dapat mendengarkan lagu-lagu sebagaimana pada versi animasinya ditambah lagu baru yang digubah oleh komposer Alan Menken dan Lin-Manuel Miranda. Tak hanya mengurus musiknya, Miranda juga memproduseri film ini bersama John DeLuca, Marc Platt, serta Marshall sendiri.


Penulis naskah The Little Mermaid adlah David Magee dan Jane Goldman yang konon sudah mulai merancang naskah film yang rencananya akan dirilis di bulan April 2020 tersebut.